Menyikapi Penataan Alun-Alun Rangkasbitung, Kelompok Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) kabupaten Lebak menyatakan siap menggelar tataran aksi jalanan
Hal tersebut diungkap Ahmad Hudori, ketua umum GAMMA setelah menggelar audiensi dengan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kabid CK DPUPR) Lebak, Kamis (18/09/2025)
Dori mengatakan penataan Alun-Alun Rangkasbitung yang dikerjakan oleh PT. MULTI JAYA DIKASA dengan nilai kontrak Rp. 4,9 Miliar di duga syarat kejanggalan, proses lelang tender yang sempat gagal hingga pernyataan petugas yang kontroversi menyeret nama pejabat tertinggi di kabupaten Lebak
“Sudah audiensi dengan Kabid Cipta Karya DPUPR Lebak dan semakin meyakini GAMMA untuk menyikapi kejanggalan pada penataan alun-alun dengan tataran aksi jalanan atau demonstrasi.” Kata Hudori
Lanjut dori menegaskan, GAMMA tidak akan tinggal diam serta akan segera merencanakan tataran aksi jalanan untuk menyikapi kejanggalan pada proyek Penataan Alun-alun Rangkasbitung
“Di proyek Penataan Alun-alun Rangkasbitung Kami mengendus ada dugaan perbuatan melanggar aturan yang berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat mengarah pada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga dalam waktu dekat ini kami akan segera menggelar aksi demonstrasi.” Tegas Hudori. (Ewin)



































